Dec 2, 2009

500 Juta Hanya Untuk Modifikasi Mobil


Hobi memang tidak mengenal nilai uang. Buktinya Hikari Garage yang berlokasi di Jl. RC Veteran Raya no. 9B, Bintaro, ini pernah membangun sebuah mobil tua hingga setengah milyar rupiah. Wow!

Sang pemilik Hikari Garage, Benny Wijaya, mengatakan bahwa ketika memulai usaha bengkelnya Juni 2008, konsepnya hanyalah bengkel servis biasa. Namun seiring dengan banyaknya informasi dari mulut ke mulut, bengkel miliknya pun melejit menjadi bengkel favorit pembalap, drifter, dan pereli nasional. “Sebenarnya sih untuk bengkel servis biasa. Namun banyaknya permintaan pelanggan yang ingin memodifikasi mobilnya untuk lebih kencang dan keren, ya akhirnya jadi seperti sekarang," ujarnya ketika ditemui INILAH.COM, Kamis (26/11).

Benny mengatakan bahwa saat ini Hikari Garage mengerjakan mulai dari yang ingin sekedar modifikasi saja hingga membangun untuk mobil reli, touring, dan drifting.

Tak tanggung-tanggung, Hikari pun menjadi bengkel resmi drifter nasional Amandio, serta pereli TB Adhi dan Daeyang. Yang lebih hebatnya lagi Hikari bahkan dipercaya oleh drifter Malaysia Kazuto Soon kalau mengikuti event motorsport di tanah air.

Sementara itu, kepala bengkel Hikari, Doni Satrio, mengatakan bahwa sebagian besar pelanggannya memang hobi kencang. "Kalau untuk modifikasi yang murah biasanya hanya untuk slalom, rata-rata habis Rp 25 jutaan dengan waktu sekitar satu bulan. Kalau paling mahal biasanya untuk reli, yaitu rata-rata Rp 100 jutaan dan menghabiskan waktu sekitar tiga bulan," ujarnya.

Doni menambahkan bahwa untuk reli, selain mengganti kaki-kaki mobil harus dipasang rollball, tuning mesin, dan transmisi yang pengerjaannya tidaklah mudah. Tidak hanya untuk modifikasi balap, mobil umum pun juga bisa untuk modifikasi biasa alias contest. "Kita juga jual velg impor mulai Rp 7 jutaan hingga Rp 20 jutaan. Tapi ada juga yang modifikasi sampai menghabiskan setengah milyar," ujarnya.

Pelanggannya tersebut adalah salah seorang anak pengusaha terkemuka di tanah air yang memang hobi dengan mobil balap. Mobil Nissan 200SX atau biasa disebut Nissan Silvia keluaran tahun 1980-an yang dibeli dengan harga puluhan juta rupiah kemudian dikerjakan oleh Doni dan rekan-rekan yang menghabiskan sekitar Rp 500 juta. "Ya, kita ganti mesin, side skirt, bumper, sampai interior. Tapi memang yang punya memang hobi menggeber mobilnya sampai 280 km per jam," ujarnya. Berminat? [Tom]

Ada Baiknya Dibaca



No comments:

Post a Comment